Sungai Dusun Wildlife Reserve dideklarasikan tahun 1964 dengan luas kawasan 4330 ha. Kawasan ini didominasi hutan rawa gambut dengan beberapa area hutan Dipterocarp dataran rendah. Sebelumnya di dalam kawasan ini terdapat fasilitas untuk perlindungan Badak sumatera, namun semenjak tahun 2005 dijadikan sebagai Tapir Conservation Centre. Pusat rehabilitasi tapir ini terdiri dari 10 buah kandang yang tersambung dengan lapangan yang bisa menampung 8 – 10 tapir secara terpisah. Selain itu juga terdapat hutan seluas 5 ha, 50 ha yang dipagari, yang bisa digunakan sebagai area habituasi sebelum tapir dilepaskan ke alam. Disini juga dipelihara buaya sinyulong, kukang, landak. Fasilitas ini digunakan sebagai tempat menampung tapir yang mengalami masalah (terjerat, luka, ditabrak mobil, dll), kemudian drawat dan diliarkan kembali. Fasilitas ini pada tahun 2007, mengejutkan dunia konservasi tapir dengan lahirnya anak tapir kembar, dengan jarak kelahiran 14 hari.
Sebuah ruang interprestasi juga terdapat di dalam kantor pusat penangkaran tapir ini. Sebuah kejutan yang sangat menarik, hasil camera trap dari penelitian terdahulu (Novarino et al. 2005) dipakai sebagai salah satu item, dengan ukuran yang cukup besar dan lokasi yang menarik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar